Pisah Sambut Kasi Bimnadik Lapas Watampone, Dirangkaikan Dengan upacara Kenaikan Pangkat

Watampone(22/10/2015) – Bertempat di Aula Lapas Watampone,  dilaksanakan Pisah Sambut Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik  dari  pejabat lama TB. M. Chaidir kepada pejabat baru Andi Marwan, Kamis (22/10).  Hadir dalam kegiatan ini, Kalapas Watampone, Kabapas Watampone, Pejabat struktural  Lingkungan Lapas Watampone serta tamu undangan.

Pisah Sambut  Kasi Bimnadik Lapas Watampone2210

TB. M. Chaidir sekarang mengembang tugas baru sebagai Kepala Seksi Kegiatan Kerja di Lapas Narkotika Sungguminasa, sedangkan Andi Marwan sebelumnya menduduki  jabatan sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban di Rutan Salemba. Mutasi jabatan ini adalah hal biasa dalam jajaran pemasyarakatan sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kualitas kerja.

Wajah penuh haru terlihat dari TB. M.Chaidir,  begitu berat untuk meninggalkan Lapas Watampone yang telah dibinanya selama kurang lebih 5 (lima) Tahun. ‘’ Lima tahun bukanlah waktu singkat,  banyak suka duka yang telah kami laluai ditempat ini, banyak kenangan yang tak terlupakan, hanya kata maaf yang mampu saya ungkapkan sebagai pengantar kepergian ini, Ujar  Chaidir.

Sebagai pejabat baru, Andi Marwan mengungkapkan komitmennya untuk menegakkan aturan di Lapas Watampone. ‘’Saya akan melanjutkan proses pembinaan sesuai  dengan aturan yang berlaku. Peningkatan pelayanan terhadap WBP adalah  hal utama yang harus terlaksana’’, tegas Andi Marwan

Sebelum acara pisah sambut, juga dilaksanakan upacara kenaikan pangkat terhadap 8 (delapan) orang pegawai Lapas Watampone. Upacara tersebut dilaksanakan setelah pegawai yang bersangkutan menerima Surat Keputusan (SK)  kenaikan Pangkat.

Dalam sambutannya,  Kalapas berpesan untuk pejabat lama dan baru ‘’agar senantiasa bersyukur atas jabatannya dan komitmen untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya dimana pun berada. Selain itu  Kalapas mengingatkan  kepada pegawai yang naik pangkat untuk terus meningkatkan kualitas kerja sebagai bentuk konsekuensi dan pertanggungjawaban terhadap pangkat yang diperolehnya”, Ungkap  R. Sunarhadihartadi.(Humas/Azhar)